Maka alunan irama dendang
Gemuruh karena rahmatnya
Bukan yang pertama
Hadir dalam bimbang
Untuk sekian, kedua
Atau bahkan ada lagi
Penambahan huruf bukan kata
Memarjinalkan ukuran dalam bahasa
Pengulangan angka sebuah prosa
Membelokkan spasi dalam kalimat.
Andai saja dapat mengulang
Antara jarak pertikaian
Sebuah masa lalu dan kini
Tersentuh api hingga bayangan
Bulan jatuh dalam sangkar
Larutlah malam ketika sedang
Fajar mencuri intip dalam sedih,
Terbitlah matahari dari ufuk kesenjangan
Dan tak lama kemudian
Penyair lelah lalu datang
Senja itu yang ku ucapkan
Dibunuh dalam keindahan
Panorama hitam mulai malam
Pesonamu mengaromakan
Harum semerbak bunga layu
Tergores dengan mawar itu
Engkau dapat dari mana jua
Lagi-lagi aku melihat pemandangan
Yang tak sengaja engkau perlihatkan
Kuintip semu dalam ketidak sengajaan
Malang, 25, Nop 2014

0 komentar:
Posting Komentar