hampir saja dalam perkelanaan yang begitu suram
niat hati san berkata tak berucap kemudian membumgkam
menjadi salah satu arti tersebab dalam tanda tanya atau mungkin
telingaku benar benar terlalu lama dan gatal dipanggil sayang
itu bahasa mu yi, yang kau singgung padaku digubuk pengistirahatan
pada hari yang mulai pudar terintik tetesan naskah awan lalu hujan
dalam pena penghayalan menjadikan seuntai karya bahkan telenofela
cerita yang tak berkepanjangan menjadikannya sebuah intropeksi diri
memang tidak seperti yang kau bayang tapi apakah kamu lupa
tentang perempuan yang kuceritakan lelaki yang hilang mengkelana
adalah saja yang tak mampu berkata kata nan tersampai
tentang malam tentang perempuan bernama rindu
tapi, bukan soal malam atau perempuan yang bernama rindu
aku menunggu yi, kedatangan rindu yang tak bersepi
kedatangan malam yang sebenar benarnya malam
entah pagiku yang belum saatnya untuk datang
jangan dibilang aku merasa nyaman dalam kesendirian
atau rasa penyakitku belum juga sembuh dalam kerinduan
jangan dikira aku memasrahkan penuh sama tuhan
rupanya berusaha nyatanya belum waktunya untuk terkabul
sabar saja itu kan, kalimat seterusnya yang engkau katakan
tak usahlah engkau sebut namun sudah tersampaikan
saya sakit hati dengan kalimat pertamu yi, menggores
air mata rindu yang sebenarnya tak patut untuk kuteteskan
ada banyak hal yang engakau tau dari lelaki itu
begitu juga sebaliknya ada beberapa hal yang tak kau duga
disepertengah malam yang tak kumaksud dan kujangkau
puisiku mawar perempuan bernama malam hadir dalam bayangan.
malang. 17. desember 2015
0 komentar:
Posting Komentar